Sipirok
adalah Ibu Kota Kabupaten Tapanuli Selatan berada di Provinsi Sumatera Utara,
Sipirok memiliki kekayaan alam yang mayoritas penduduknya adalah petani, cuaca
di Sipirok cukup dingin seperti cuaca di puncak bogor. Sipirok dan Bogor hampir
memiliki kesamaan yang mempunyai potensi besar bisa dijadikan kota tujuan
wisata yang Sejuk, Indah, Nyaman.
Yang
khas dari kecamatan ini adalah adanya aek milas yaitu pemandian yang
mengandung sulfur yang baik untuk kulit juga danau Marsabut. Kecamatan Sipirok
juga terkenal dengan hasil kerajinan industri kecilnya, seperti pengrajin
manik-manik,pengrajin ulos, dan keramik. Juga terdapat hotel berstandar internasional
yaitu Tor Sibohi Nauli Internasional
Hotel.
Hotel
ini berdiri di areal lebih lima hektare berbentuk bukit di lereng Gunung
Sibualbuali di Kecamatan Sipirok. Didirikan 1980-an, hotel yang diprakarsai
almarhum Raja Inal Siregar saat masih menjadi Gubernur Sumatra Utara sebagai
salah satu wujud mengembangkan wisata daerah dengan konsep “Marsipature Hutana
Be” (Martabe), fasilitas bungalow dengan bentuk rumah adat tradisional Batak
Angkola yang disebut Bagas Godang bahasa Angkola yang artinya Rumah
Besar.
Dalam pencapai
perubahan hasil yang baik suatu Perusahaan, dibutuhkan perencanaan Management
yang kuat, dedikasi dan kerja sama yang solid. Melalui program-program kerja
yang Berkaitan dengan Budget, Target Marketing, Acara bulanan, Operasional, Sumber
Daya Manusia, Pemeliharaan fasilitas dan Pelatihan Karyawan Secara periodik.
Selain itu, Standar kerja dan Pelayanan yang meliputi bidang-bidang seperti
operasional, yang paling mendasar adalah bahwa sektor hospitality adalah
industri jasa, Bertanggung jawab profesional, tunduk pada Standard Operasional
Prosedur Perusahaan dan terfokus pada pelayanan pengunjung.